Kegiatan Coaching Clinic ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta secara luring dan daring sebagai forum untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman teknis, serta memperkuat kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi implementasi PAB yang akan diberlakukan di Pelabuhan Talang Duku mulai 1 Agustus 2026.
Selama Coaching Clinic, peserta memperoleh pembekalan mengenai penerapan PAB satu siklus dengan SSm Pengangkut, tata cara pendaftaran akun Indonesia National Single Window (INSW) dan pelaporan PAB, hingga pemanfaatan Nomor PAB sebagai persyaratan penerbitan akses masuk barang ke area Pelabuhan Pelindo.
Materi tersebut disampaikan oleh perwakilan Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan, serta PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Febrianto menambahkan bahwa keberhasilan implementasi PAB tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem dan regulasi, tetapi juga oleh komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan.
"Keberhasilan transformasi logistik nasional tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh kolaborasi yang kuat dalam implementasinya. Pelindo akan terus mendukung terciptanya ekosistem logistik yang semakin terintegrasi sehingga mampu memberikan kemudahan berusaha, meningkatkan efisiensi layanan, dan memperkuat daya saing logistik Indonesia," tutup Febrianto.